Berita

Dunia

Pulihkan Hubungan Bilateral, Turki dan Suriah Bicarakan Road Map Perdamaian

SABTU, 31 DESEMBER 2022 | 15:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

RMOL.  Setelah mendingin selama bertahun-tahun, Ankara dan Damaskus berupaya memulihkan hubungan bilateral dengan mengerjakan road map perdamaian.

Seperti dimuat Azer News pada Sabtu (31/12), Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa peta jalan akan menjadi langkah mereka selanjutnya dalam pertemuan mendatang antara menteri luar negeri  Suriah dan Turki.

“Kami melihat bahwa keterlibatan dengan rezim Suriah itu penting. Dalam periode mendatang, pertemuan di tingkat menteri luar negeri harus direncanakan sebagai tahap kedua dari peta jalan ini. Belum ada jadwal pasti kapan pertemuan itu akan berlangsung,” kata Cavusoglu kepada wartawan dalam konferensi pers pada Kamis (29/12).


Sebelumnya, hubungan antar kedua negara ini membaik setelah menteri pertahanan dari masing-masing negara melakukan pertemuan pertamanya di Moskow, yang juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan Rusia pada pekan ini.

Menguraikan pertemuan di Moskow, Cavusoglu mengatakan bahwa diskusi kemarin sangat berguna, keterlibatan antara Ankara dan Damaskus disebut akan berfungsi sebagai salah satu solusi politik untuk mengakhiri perang saudara di Suriah.

“Saya dapat mengatakan bahwa itu adalah pertemuan yang bermanfaat. Saya juga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Kami pikir keterlibatan ini penting dalam hal rekonsiliasi antara rezim Suriah dan oposisi dalam peta jalan untuk solusi politik," tambahnya.

Pertemuan para pemimpin trilateral antara Rusia, Turki, dan Suriah pun juga dikabarkan telah menjadi agenda mereka selanjutnya, usai Ankara dan Damaskus selesai membentuk peta jalannya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya