Berita

Atlet catur asal Iran, Sara Khadem/Reuters

Dunia

Usai Bertanding Tanpa Hijab, Atlet Catur Asal Iran akan Pindah ke Spanyol

SABTU, 31 DESEMBER 2022 | 10:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang atlet catur asal Iran, Sara Khadem, yang bertanding pekan ini di Kazakhstan tanpa menggunakan hijab, dikabarkan tidak akan kembali ke Iran, dan memutuskan untuk pindah ke Spanyol.

Surat kabar dari Spanyol El País yang mendapatkan informasi dari sumber terdekat Khadem, yang dimuat Alarabiya pada Jumat (30/12), mengatakan bahwa perempuan yang berusia 25 tahun itu berencana untuk meninggalkan Iran dan pindah ke apartemennya di Spanyol bersama suami dan anak mereka.

"Dia sadar bahwa hidupnya akan dalam bahaya jika dia kembali ke Iran karena dia telah diperlihatkan bermain tanpa penutup kepala di beberapa foto," tulis El País, kata sumber yang dekat dengan Khadem.


Sebelumnya, Khadem adalah salah satu atlet terbaru asal Iran yang tidak mengenakan hijabnya setelah protes anti-pemerintah pecah di negaranya pada September lalu.

Sehingga keputusan Khadem yang bertanding di ajang internasional FIDE World Rapid and Blitz Chess Championships di Almaty Kazakhstan kemarin, di anggap sebagai bentuk dukungan terhadap protes mematikan yang terjadi di negaranya, usai kematian Mahsa Amani yang ditahan oleh kepolisian karena dinilai melanggar aturan memakai hijab.

Undang-undang yang memberlakukan kewajiban mengenakan jilbab di Iran telah menjadi titik nyala dari aksi protes tersebut, yang dianggap telah membatasi perempuan dalam berpakaian.

Sebelumnya pada Oktober lalu, pendaki Iran Elnaz Rekabi  juga berkompetisi di Korea Selatan tanpa mengenakan jilbabnya, namun ia segera menjelaskan bahwa jilbab itu terlepas secara tidak sengaja.

Akan tetapi alasan tersebut telah dicurigai sebagai paksaan dari pemerintah Iran untuk mengatakan apa yang dia lakukan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya