Mahkamah Konstitusi (MK)/Net
Mahkamah Konstitusi (MK)/Net
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengurai sejak 2008, sistem pemilu yang dipakai adalah proporsional terbuka. Sistem tersebut diberlakukan sebagai bentuk ketaatan kepada putusan MK tanggal 23 Desember 2008 yang menyatakan bahwa Pasal 214 huruf a, b, c, d, dan e tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.
Dengan begitu, MK menyatakan bahwa sistem pemilu yang digunakan adalah sistem suara terbanyak.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
UPDATE
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03