Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Kembali Dilantik Jadi PM Israel, Netanyahu Janji Perluas Pemukiman di Tepi Barat

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 18:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyatakan tujuannya untuk memperluas pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Netanyahu yang terjerat kasus korupsi telah memenangkan mayoritas suara parlemen dalam pemilihan pada 1 November. Kemudian dilantik sebagai PM Israel untuk keenam kalinya pada Kamis (30/12).

Pada Rabu (28/12), Partai Likud yang dipimpin oleh Netanyahu telah mengeluarkan pedoman kebijakan pemerintahan baru.


Di dalamnya berisi upaya untuk memajukan dan mengembangkan pemukiman Yahudi di Galilea, Negev, Dataran Golan, hingga Yudea dan Samaria. Itu adalah wilayah pendudukan Tepi Barat.

"Pemerintah akan mempromosikan dan mengembangkan pemukiman di wilayah di mana orang-orang Yahudi memiliki hak eksklusif dan tak tergoyahkan," begitu isi pedoman tersebut, seperti dikutip Reuters.

Rencana tersebut mendapatkan banyak kritik, termasuk dari sekutu-sekutu Israel. Amerika Serikat (AS) termasuk yang menentang pembangunan pemukiman di wilayah pendudukan karena melanggar ketetapan PBB, di mana membangun pemukiman di wilayah tersebut adalah ilegal.

"Pedoman ini merupakan eskalasi yang berbahaya dan akan berdampak bagi kawasan itu," kata jurubiccara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Netanyahu menjabat sebagai PM Israel selama tiga tahun pada 1990-an. Ia kemudian terpilih kembali dan menjabat dari tahun 2009 hingga 2021.

Saat ini pemerintahan Netanyahu mendorong normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi, seperti yang telah ia lakukan pada 2020 dengan negara-negara Teluk lainnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya