Berita

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga/Net

Politik

Pengamat: Menteri Bidang Politik yang Cenderung Tidak Netral Sebaiknya Diganti

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 15:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Panasnya suhu politik jelang pesta demokrasi pada 2024 harus menjadi perhatian Presiden Joko Widodo kalau jadi melakukan reshuffle jajaran pembantunya. Menteri yang tidak memberi kontribusi terbaiknya terkait kondisi tersebut, patut dipertimbangkan untuk diganti.

Nah, disampaikan pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menteri dari bidang politik perlu diganti oleh Presiden Joko Widodo saat melakukan reshuffle.

Jamiluddin beralasan, suhu politik yang sudah memanas menjelang tahun politik ini harus disikapi dengan baik oleh sosok yang memang kompeten.


“Menteri di bidang politik perlu diperkuat. Sebab, tahun depan sudah masuk tahun politik,” kata Jamiluddin ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/12).

Oleh karena itu, lanjut Jamiluddin, diperlukan menteri yang memahami politik dalam negeri. Para menteri di bidang ini setidaknya dapat menjaga netralitas, sehingga tidak menimbulkan gejolak politik nasional.

"Para menteri di bidang politik yang cenderung tidak netral sebaiknya direshuffle. Sebab menteri seperti ini akan menjadi beban presiden,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya