Berita

Helikopter bersenjata ringan buatan Korea Selatan/Net

Dunia

Korsel Rogoh Kocek Rp 3,6 Triliun Beli 10 Helikopter Dalam Negeri

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 13:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kontrak pembuatan helikopter bersenjata ringan telah ditandatangani pemerintah Korea Selatan dengan perusahaan dalam negeri Korea Aerospace Industries (KAI) pada Rabu (28/12).

Menurut laporan The Korean Herald, kesepakatan itu akan memakan biaya sebesar 302 miliar won atau setara Rp 3,6 triliun.

Nantinya, KAI akan mulai mengirimkan helikopter pada tahun 2024, bersama dengan pelatihan, perawatan, dan suku cadangnya.


Pesawat akan digunakan untuk melakukan berbagai misi termasuk serangan ringan, dukungan udara jarak dekat, pengawalan, dan transportasi pasukan.

Helikopter tersebut juga akan dipersenjatai dengan senapan mesin menara 20 milimeter, peluru kendali udara-ke-permukaan, dan roket. Di samping juga dilengkapi dengan kokpit digital dan layar multi-fungsi.

Armada ini akan ditautkan dengan data taktis Angkatan Darat Korea.

Kebijakan pembelian dilakukan setelah Defense Acquisition and Program Administration menyetujui rencana 5,75 triliun won atau Rp 71,3 triliun untuk memproduksi helikopter secara massal hingga tahun 2031.

Helikopter itu akan menggantikan helikopter serang 500MD dan Bell AH-1S Cobra asal Amerika Serikat yang sudah tua dan menjadi helikopter domestik kedua Korea setelah helikopter utilitas KUH-1 Surion milik KAI.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya