Berita

Presiden Joko Widodo dinilai akan punya peran untuk menyatukan PDIP dengan KIB/Net

Politik

Kalau Jokowi Mainkan Perannya, PDIP Bisa Berkoalisi dengan KIB

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 13:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Di atas kertas, peluang terjadinya koalisi antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan PDI Perjuangan sangat mungkin terjadi. Hal itu dilandasi oleh keberadaan Presiden Joko Widodo yang bisa memainkan peran dalam terwujudnya koalisi tersebut.

Demikian pandangan pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, dalam membaca peta politik PDIP untuk Pemilu 2024 mendatang, Rabu (28/12).

"Kalau variabel Presiden Jokowi dimainkan, maka peluangnya (berkoalisi dengan KIB) akan besar,” kata Surokim.


Selain itu, menurut peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) itu, KIB mempunyai kader yang saat ini duduk sebagai menteri dalam pemerintahan Jokowi. Hal ini yang akan ikut membuka kemungkinan koalisi antara PDIP dan KIB.

"Ada variabel antara keduanya. Jadi menurut saya, KIB itu bukan hanya kesepakatan Golkar, PPP, dan PAN, tapi mereka juga ada 'konsultasi' dengan Presiden Jokowi. Inilah yang akan menjembatani dengan PDIP,” paparnya.

Dia menambahkan, partai juga tidak melulu mempertimbangan keaslian kader. Saat ini, partai politik tengah melakukan pendeteksian terkait suara arus bawah, sehingga hasil survei akan menjadi pertimbangan.

Lanjut Surokim, dalam pemilu langsung, kandidasi memang dilakukan oleh parpol. Namun hasil akhir ditentukan oleh para pemilih Indonesia.

"Itu akan menjadi pertimbangan dalam kandidasi parpol. Apakah di PDIP atau KIB,”tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya