Berita

Warga Binaan Lapas Banyuwangi saat sungkem dan membasuki kaki ibunya/Ist

Nusantara

Bikin Haru, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Sungkem dan Basuh Kaki Ibunya

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 23:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Momen Hari Ibu 2022 terasa istimewa bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Peringatan Hari Ibu kali ini diisi dengan kegiatan sungkem dan membasuh kaki ibu para napi. Tak ayal, pemandangan dan suasana tersebut bikin haru.

Pada Kamis (22/12) ini, Lapas Kelas IIA Banyuwangi bertepatan membuka jadwal kunjungan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sehingga, pihak keluarga dapat menjenguk anak maupun keluarganya.

Salah satu WBP yang dikunjungi oleh ibunya adalah Gusti Mifta. Ia pun langsung mencium tangan dan kaki ibunya sembari meminta maaf kepada orang yang telah melahirkannya.


Di raut mukanya, Gusti tampak menyesali perbuatannya. Sebab harus mendekam di penjara akibat tindakan yang telah Ia lakukan.

"Maafkan saya ibu, telah melakukan kesalahan hingga harus masuk penjara. Namun, ibu selalu rela menyempatkan waktunya demi menjenguk saya," ucap napi kasus pasal 170 KUHP itu, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Warga asal Kecamatan Muncar itu mengaku salah dan menyesali perbuatannya. Sebab selama di dalam penjara, Gusti merasa tidak bisa membahagiakan ibunya.

"Selama ini saya belum bisa membuat ibu tersenyum bangga apa yang telah saya lakukan. Semoga setelah bebas nanti saya akan berusaha membahagiakan sang ibu dan keluarga," katanya di hadapan sang ibu.

Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto mengatakan, kegiatan sungkem dan membasuh kaki ibu yang dilakukan para warga binaan tersebut berjalan secara spontanitas.

Mereka yang sudah lama tidak bertemu dengan keluarga, cukup senang ketika Lapas Banyuwangi membuka kunjungan.

Pihak Lapas membantu menyediakan perlengkapan seperti ember yang berisi air sampai handuk, untuk kegiatan basuh kaki di momen Hari Ibu tahun ini.

"Jadi kunjungan tersebut, sangat dimanfaatkan oleh mereka. Bahkan, isak tangis mereka pecah ketika para warga binaan melakukan sungkem kepada orang tuanya," ucap Wahyu.

Tak hanya warga binaan, para petugas Lapas yang melihat aksi warga binaan, kata dia, juga ikut tersentuh. Meski terlibat tindak pidana, mereka tetap memuliakan peran domestik ibu dalam keluarganya.

"Hal ini menunjukkan bahwa warga binaan kami, benar-benar sudah tobat atas kesalahan yang mereka perbuat. Sehingga, saat ini mereka ingin berbuat baik atau mengubah kepribadiannya menjadi lebih baik," ungkapnya.

Maka dari itu, Wahyu menyebut, pihaknya selalu memberikan bimbingan ataupun pelatihan. Selain agar mereka memiliki kesibukan juga agar melakukan kegiatan yang positif lainnya. Sehingga, ketika keluar dari Lapas nantinya mereka bisa langsung diterima ataupun memiliki keterampilan tertentu untuk usaha.

"Kami tentunya sangat berharap warga binaan benar-benar berubah lebih baik demi keluarga mereka yang rela menunggu kebebasan mereka menjalani hukuman," tutup Wahyu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya