Berita

LSN menilai Ridwan Kamil dan Moeldoko punya potensi besar kalau mau jadi cawapres pada 2024/Net

Politik

Kalau Mau Jadi Cawapres, Kans Ridwan Kamil dan Moeldoko Lebih Terbuka

JUMAT, 16 DESEMBER 2022 | 23:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sosok Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memiliki kans besar untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini didukung oleh makin moncernya elektabilitas dua sosok tersebut dalam hasil survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN).

Peneliti senior LSN, Gema Nusantara Bakry menjelaskan, ada empat tokoh yang paling dinominasikan publik sebagai Cawapres. Yakni Ridwan Kamil dengan keterpilihan 23,8 persen; Sandiaga Uno 8,7 persen; Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 12,4 persen; dan Moeldoko 10,5 persen.

"Ridwan Kamil jika disimulasikan berpasangan dengan Capres (calon presiden) manapun (Prabowo, Ganjar atau Anies) meraih elektabilitas tertinggi," jelas Gema melalui sambungan virtual, Jumat (16/12).


Menurutnya, Sandiaga juga memiliki tingkat keterpilihan tinggi jika dipasangkan dengan Ganjar maupun Prabowo. Kemudian, AHY hanya memiliki elektabilitas yang tinggi jika menjadi mendampingi Anies Baswedan. Moeldoko juga punya peluang keterpilihan cukup tinggi jika menjadi cawapresnya Ganjar.

Meski begitu, Gema menuturkan, dua tokoh itu bisa saja menjadi kuda hitam dalam Pilpres 2024 untuk menjadi capres. Hal itu bisa terjadi asalkan para sukarelawan keduanya benar-benar melakukan tugas dan fungsinya dalam menyosialisasikan 'jagoannya' ke masyarakat.

Selain menyosialisasikan kepada masyarakat, keduanya juga harus melakukan komunikasi dengan partai politik agar mau meminangnya sebagai capres. Pasalnya, dua tokoh tersebut hingga saat ini belum memiliki partai untuk menjadi kendaraan politik pada Pilpres 2024.

Berdasarkan hasil survei LSN, dua tokoh tersebut berada di klaster capres papan tengah yang terdiri dari beberapa tokoh dengan elektabilitas antara 2 persen hingga 8 persen.

Mereka yang termasuk dalam klaster ini adalah Ridwan Kamil (7,3 persen), Moeldoko (4,1 persen), Andika Perkasa (2,7 persen), Sandiaga Uno (2,5 persen), AHY (2,4 persen), dan Erick Thohir (2,0 persen).

Sementara untuk klaster pertama capres 2024, terdiri dari Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Tingkat elektabilitas masing-masing berkisar antara 20-25 persen dan terpaut jauh dengan elektabilitas capres di bawahnya.

"KSP Moeldoko dan Ridwan Kamil (RK) sebenarnya juga berpotensi menyodok ke papan (capres) atas dalam sisa waktu 14 bulan menjelang Pilpres 2024," tutupnya.

Survei LSN ini dilaksanakan pada 16 sampai 29 November 2022 di 34 provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Populasi survei ini adalah seluruh penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau belum 17 tahun tapi sudah menikah. Total sampel sebesar 1.420 responden diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertahap (multi-state random sampling).

Batas kesalahan (margin of error) +/- 2,6 persen dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden, dilaksanakan oleh tenaga terlatih di 34 provinsi dengan pedoman kuesioner.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya