Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Puan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Libur Nataru

JUMAT, 16 DESEMBER 2022 | 03:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah diminta mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok jelang Natal dan pergantian Tahun Baru. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani meminta .

Puan mengingatkan TNI/Polri untuk menjaga keamanan masyarakat jelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Saya ingatkan Pemerintah dan TNI/Polri untuk bisa menjaga keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Puan, Kamis (15/12).


Puan mengingatkan pemerintah mampu mengendalikan harga-harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Karena hari libur banyak acara berkumpul biasanya akan terjadi lonjakan harga bahan pokok,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan juga meminta Kementerian Perhubungan dan stakeholder terkait lainnya memastikan kelancaran mudik libur akhir tahun. Hal ini menyusul prediksi akan ada jutaan masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan mudik di masa liburan Natal dan Tahun Baru.

“Termasuk menjaga lalu lintas. Semua pihak harus bersinergi, bergotong royong untuk bisa membuat situasi kondusif, aman, tenteram, dan nyaman,” ungkap Puan.

Mantan Menko PMK itu pun berharap TNI/Polri melakukan pengamanan mudik Natal dan Tahun Baru dengan maksimal. Puan mengatakan, animo masyarakat yang besar untuk berpergian pada libur akhir tahun harus mendapat pengawalan dan difasilitasi secara optimal agar rakyat merasa nyaman saat liburan.

“Agar bisa berjalan aman dan lancar saya minta TNI/Polri, Kementerian terkait untuk bisa melaksanakan hal tersebut dengan sebaik-baiknya,” tutur cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Lebih lanjut, Puan mengimbau pemudik untuk tertib dalam perjalanan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama perjalanan mudik, dan ketika berkumpul bersama sanak saudara di masa liburan akhir tahun.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya