Berita

Bendera Uruguay/Net

Dunia

Perkuat Kontak dengan Maroko, Uruguay Bekukan Hubungan untuk SADR

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 23:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uruguay memutuskan untuk membekukan hubungannya dengan kelompok separatis Republik Demokratik Arab Sahrawi (SADR) dan lebih memilih memperkuat hubungan diplomatik dengan Maroko.

Keputusan tersebut diambil oleh pemerintah Uruguay setelah delegasi parlemen tingkat tingginya melakukan kunjungan sembilan hari ke Maroko.

"Pemerintah menangguhkan hubungan dengan apa yang disebut sebagai Republik Sahrawi dan bekerja untuk memperkuat hubungan dengan Maroko," begitu laporan harian Uruguay, El Observador pada Rabu (14/12).


Pekan lalu, senator Uruguay melakukan kunjungan ke Rabat, menjelang Forum Ekonomi Euro-Mediterania dan Majelis Parlemen Teluk Mediterania.

“Pemerintah bertekad untuk memperkuat hubungan diplomatik dan komersial dengan Maroko, yang mengharuskan pemutusan atau penangguhan hubungan dengan apa yang disebut SADR," lanjut El Observador.

Selama kunjungan, Wakil Presiden Senat Uruguay, Jorge Osvaldo Gandini Astesiano bertemu dengan pemimpin parlemen Maroko, Rachid Talbi El Alami.

El Alami kemudian menyambut hasil yang sangat menjanjikan bagi Uruguay di forum tersebut.

“Pembicaraan berfokus pada tingkat hubungan bilateral antara kedua negara, peran diplomasi parlementer dalam mengklarifikasi visi dan posisi, dan pembukaan halaman baru antara Maroko dan Uruguay berdasarkan penghormatan terhadap integritas teritorial dan kedaulatan negara,” demikian pernyataan parlemen Maroko.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya