Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perangi Wabah Kolera di Haiti, WHO Kirimkan 1,17 Juta Dosis Vaksin

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 17:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya memerangi wabah kolera yang semakin memburuk di tengah krisis ekonomi dan politik yang dihadapi Haiti, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berinisiatif mengirimkan bantuan vaksin.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (13/12), WHO mengumumkan gelombang pertama pengiriman vaksin akan dimulai beberapa hari ke depan dan akan menargetkan anak-anak berusia satu tahun di daerah yang paling berisiko.

WHO menjelaskan, anak-anak menjadi sasaran utama karena imunitas mereka rendah dan penyakit kolera bisa menjadi ancaman yang mematikan bagi mereka.


Menurut Kelompok Koordinasi Internasional, saat ini total 1,17 juta dosis vaksin Evichol telah dikirimkan, dan 500 ribu dosis tambahan diharapkan dapat dikirim dalam beberapa minggu ke depan.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Masyarakat dan Kependudukan Haiti, Lauré Adrien berharap vaksin yang diberikan dapat diterima oleh seluruh warga berisiko.

"Kami berharap pengiriman pertama ini akan diikuti oleh yang lain sehingga vaksin tersedia untuk semua populasi yang berisiko di Haiti," ujarnya seperti dimuat The Jerussalem Post.

Setelah tiga tahun tidak ada laporan kasus terkait kolera, wabah itu kembali muncul sekitar awal Oktober lalu, sejak Haiti dilanda krisis bahan bakar dan kekurangan air akibat bokade geng bersenjata.

Dilaporkan telah ada 280 korban jiwa akibat kolera, dan sebagian besar di antaranya adalah anak-anak.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya