Berita

Ali Yusran Gea/RMOLSumut

Politik

Sudah Tak Sepaham, Fungsionaris Golkar Sumut Akhirnya Lompat ke Demokrat

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 10:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Golkar Sumatera Utara kehilangan salah satu kadernya,  Dr Ali Yusran Gea.  Fungsionaris Golkar Sumut ini mengundurkan diri untuk kemudian berganti baju menjadi Partai Demokrat.

Menurut sosok yang sempat diumumkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai salah satu fungsionaris untuk bakal calon legislatif dari Sumut ini, pengunduran dirinya tersebut karena adanya ketidaksepahaman dengan pengurus terkait pengelolaan partai.

“Alasan saya mengundurkan diri karena ketidaksepahaman dalam menjalankan maksud dan tujuan program kerja partai serta manajemen partai yang kurang profesional,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (13/12).


Namun, pria yang akrab disapa Dr AYG ini tidak menjelaskan secara spesifik bentuk ketidakprofesionalan manajemen partai yang dimaksudnya.

Dituturkan AYG, tujuan seseorang masuk partai adalah untuk menjalankan dan menjadi kader yang patuh kepada AD/ART serta UU partai politik yang mengutamakan kepentingan publik, bangsa, dan negara.

“Partai politik itu adalah sarana aspirasi rakyat, maka partai politik jangan pernah melakukan tindakan politik yang mengundang pada ketidakpastian kepentingan rakyat,” ujarnya.

Setelah keluar dari Golkar, AYG menyebut dirinya pindah ke Partai Demokrat.

“Saya telah istiqomah dan menetapkan hati ke Partai Demokrat. Partai ini selama 10 tahun dipimpin oleh Pak SBY banyak memberikan kontribusi pembangunan di negara ini. Maka dari itu kita meminta agar apa yang dilakukannya diestafetkan ke bung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya