Berita

Dunia

Rwanda dan Burundi Menempati Posisi Teratas Bebas Visa di Afrika Timur

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebijakan imigrasi Burundi untuk orang Afrika lainnya telah meningkat secara signifikan. Saat ini, peringkat keterbukaan visa negara tersebut naik 32 peringkat dalam setahun dan menempatkannya menjadi negara bebas visa kedua di blok Komunitas Afrika Timur (EAC).

Bank Pembangunan Afrika (AfDB) dalam laporannya menyebutkan, sejak 2021 Burundi telah menunjukkan kebangkitannya. Ini semua berkat karena Burundi menerima semua pelancong dari Afrika ke negara itu baik dengan perjalanan bebas visa -bagi semua orang Afrika Timur- atau visa pada saat kedatangan -untuk semua orang Afrika lainnya.

Burundi belum memiliki visa elektronik, tetapi tidak mengharuskan orang Afrika mengajukan izin masuk sebelum bepergian ke wilayahnya.


Keputusan Burundi untuk mengizinkan semua orang Afrika bepergian tanpa aplikasi visa membantunya naik dari posisi 44 ke 12, menjadikannya salah satu negara paling maju dalam peringkat keterbukaan visa di benua itu bersama Benin, Nigeria, dan Ethiopia.

Keberhasilan Burundi tidak lepas dari peran Presiden Evariste Ndayishimiye, yang juga menjabat sebagai ketua EAC saat ini, karena telah mereformasi kebijakan imigrasi dan luar negeri negaranya sejak ia berkuasa.

The Africa Visa Openness Report 2022 juga menunjukkan bahwa Rwanda masih menjadi negara dengan peringkat tertinggi dalam hal bebas visa. Rwanda mengizinkan pengunjung dari 18 negara Afrika tanpa visa, sementara memberikan visa kepada semua orang Afrika lainnya pada saat kedatangan.

Posisi lainnya terisi oleh Benin, Seychelles, Gambia, dan Ghana.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya