Berita

Pakar ekonomi senior Indef Profesor Didik J Rachbini saat ditemui di kantor Indef, ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (13/12)/RMOL

Politik

Prof Didik J Rachbini Minta Pemerintah Seriusi Keluhan Bupati Meranti

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 15:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dana Bagi Hasil (DBH) yang dikeluhkan oleh Bupati Kepualauan Meranti Muhammad Adil sepatutnya disikapi serius oleh pemerintah pusat.

Pasalnya, pakar ekonomi senior Indef Profesor Didik J Rachbini mengungkap isu tersebut telah muncul dari masa orde baru sampai ada otonomi keuangan daerah.

"Isu otonomi dan keadilan pusat daerah seperti ini hidup sepanjang lebih dari setengah abad, bahkan sejak jaman sentralisasi masa orde baru sampai ada otonomi keuangan daerah sekarang,” kata Didik di kantor Indef, ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (13/12).


Prof. Didik menambahkan, keluhan, kekecewaan dan ketidakpuasan yang disampaikan Muhammad Adil merupakan hal yang wajar dan harus ditanggapi oleh pemerintah pusat secara transparan.

"Bahkan jika perlu ada perbaikan-perbaikan aturan baik, baik undang-undang maupun aturan main di bawahnya. Aspiarasi pemerintah daerah harus tetap diperhatikan karena daerah merupakan bagian dari satu kesatuan NKRI,” katanya.

Namun disisi lain, Didik menilai bahwa pernyataan Muhammad Adil ini tidak santun jika menyudutkan Kemenkeu tanpa adanya dialog dua arah dan bisa dikategorikan sebagai makar jika Bupati Meranti tersebut menyampaikannya di ruang publik.

"Namun demikian, ketika dialog menjadi tidak dialogis, Bupati menjadi politisi yang barbar dengan menyebut Kemenkeu diisi iblis dan setan, maka persoalan menjadi lain. Kemudian, Bupati mengancam untuk angkat senjata dan bergabung dengan Malaysia, maka persoalan menjadi lebih berati lagi masalah NKRI dan makar,” demikian Didik.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya