Berita

Jalur Perbatasan Pakistan-Afghanistan di Chaman Baluchistan/Net

Dunia

Sehari Setelah Bentrokan Mematikan, Pakistan Kembali Buka Jalur Perbatasan ke Afghanistan

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jalur perbatasan Pakistan-Afghanistan kembali dibuka setelah sempat ditutup karena insiden bentrokan mematikan di kota Chaman, Provinsi Baluchistan barat daya.

Dimuat Al-Arabiya, pihak berwenang Pakistan akhirnya kembali memperbolehkan warganya melintasi perbatasan utama dengan Afghanistan pada Senin (12/12).

Sehari sebelumnya, pada Minggu (11/12), aksi saling serang pasukan Pakistan dan Taliban Afghanistan di wilayah dekat perbatasan Kandahar Afghanistan, mendorong pemerintah untuk menutup perbatasan.  


Otoritas keamanan Pakistan melaporkan tujuh kematian dan 17 lainnya terluka dalam aksi saling tembak tersebut.

Meskipun ada satu korban jiwa dari pihak Taliban, tetapi militer Pakistan tetap menyalahkan mereka karena telah melakukan serangan yang tidak berasalasan dan membabi buta.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan Abdul Qahar Balkhi mendesak pemerintah Taliban untuk melakukan upaya serius dalam mencegah insiden serupa terulang kembali.

"Kami juga meminta Afghanistan memberikan perhatian serius untuk mencegah tindakan provokatif yang menyebabkan kekerasan. Itu berdampak negatif pada hubungan antara kedua negara," cuitnya di twitter.

Bernada sama, Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif juga mengungkapkan kemarahannya atas aksi kekerasan di perbatasan.

"Pemerintah Sementara Afghanistan harus memastikan bahwa insiden seperti itu tidak terulang," tulis Sharif.

Sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan, hubunganya dengan Pakistan mengalami pasang surut.

Terlebih karena adanya serangan lintas batas oleh militan Pakistan yang berbasis di Afghanistan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya