Berita

Dunia

Tangkis Peretasan Rusia, Estonia Bantu Ukraina Bangun Fasilitas Siber Militer

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyusul banyaknya serangan siber yang diluncurkan Rusia kepada Ukraina selama perang, Estonia berinisiatif membantu Kyiv dengan mendirikan fasilitas siber militer.

Proyek itu akan segera dibangun oleh Akademi e-Governance (eGA) Tallinn bekerja sama dengan CybExer Technologies, sebagai bentuk dukungan negara Eropa pada perang Ukraina.

Pejabat eGA, Hannes Astok mengatakan pihaknya telah delapan bulan lebih memberikan pelatihan siber bagi tentara Ukraina.


Saat ini, kata Hannes, proyek terbaru akan semakin meningkatkan pertahanan dunia maya Kyiv ke depannya.

“Ini akan meningkatkan keterampilan digital para profesional militer dan berkontribusi untuk membangun ketahanan dunia maya Ukraina,” ujarnya seperti dimuat The Defense Post pada Senin (12/12).

Sementara itu, pejabat CybExer, Aare Reintam mengatakan angkatan bersenjata Ukraina akan memiliki teknologi dasar untuk mencegah serangan siber secara lebih efektif.

"Saya benar-benar percaya bahwa kami dapat memberikan jangkauan siber terbaik kepada Angkatan Bersenjata Ukraina yang tersedia saat ini,” kata Aare.

Awal tahun ini, operator nuklir Kyiv Energoatom melaporkan telah mengalami peretasan yang belum pernah terjadi sebelumnya di situs web resminya.

Kelompok tentara dunia maya Rusia yang populer diduga menggunakan lebih dari 7 juta bot internet untuk menyerang situs web tersebut selama tiga jam.

Perusahaan induk Facebook, Meta, juga mengungkapkan bahwa beberapa kelompok peretas yang terkait dengan Rusia dan Belarusia membobol akun Facebook pejabat militer Ukraina.

Para peretas menjalankan kampanye terkoordinasi untuk menghapus postingan media sosial yang menentang Presiden Vladimir Putin dan pemerintah Rusia.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya