Berita

Putri Candrawathi saat menjalani persidangan di PN Jakarta Selatan/Net

Hukum

Di Hadapan Majelis Hakim, Putri Candrawathi: Yosua Perkosa Saya

SENIN, 12 DESEMBER 2022 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sidang lanjutan dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J kembali bergulir dengan agenda mendengarkan saksi atas terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (12/12).

Salah satu saksi yang dihadirkan ialah, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Dalam kesaksiannya, Putri mengaku mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh Yosua Hutabarat.

Awalnya, ketua majelis hakim, Wahyu Imam Santoso meragukan soal tindakan pelecehan yang dilakukan Brigadir Yosua Hutabarat kepada Putri Candrawathi.


Karena faktanya, beber Wahyu, Mabes Polri sendiri telah membatalkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan Putri ke Polres Jakarta Selatan.

“Apa yang saudara sampaikan mengenai dalih pelecehan seksual sampai hari ini pada akhirnya Mabes Polri membatalkan SPDP mengenai hal itu," ujarnya.

Usai mendengar ketidakpercayaan majelis hakim soal pelecehan yang dialaminya ini, Putri mengaku dirinya selain mengalami pelecehan juga mendapatkan tindak kekerasan dari Yosua. Ajudan suaminya itu, kata Putri bahkan membantingnya ke lantai sebanyak tiga kali.

"Mohon maaf Yang Mulia, mohon izin yang terjadi adalah memang Yosua melakukan kekerasan seksual, pengancaman, dan juga penganiayaan dengan membanting saya tiga kali ke bawah. Itu yang memang benar-benar terjadi," kata Putri.

Putri bersikeras kalau Brigadir Yosua telah memperkosa dan mengancam dirinya. Ia pun mempertanyakan alasan Polri akhirnya menyelenggarakan upacara pemakaman penghormatan untuk Brigadir J.


"Mungkin ditanyakan ke institusi Polri kenapa bisa memberikan penghargaan kepada orang yang sudah melakukan pemerkosaan dan penganiayaan serta pengancaman kepada saya selaku Bhayangkari," ujar Putri.



Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya