Berita

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi/Net

Politik

Viva Yoga Mauladi Anggap Lumrah Usulan Bamsoet agar Jokowi 3 Periode

MINGGU, 11 DESEMBER 2022 | 19:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mulyadi menilai adanya wacana perpanjangan masa jabatan presiden maupun penundaan pemilu 2024 yang dilontarkan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo merupakan hal yang wajar dan bagian dari aspirasi masyarakat.

"Jika ada usulan pak Jokowi menjadi presiden 3 periode, hal itu adalah aspirasi dan realitas politik yang terjadi apa adanya, tanpa rekayasa,” kata Viva Yoga Mauladi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/12).

Pasalnya, sambung Viva Yoga, tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Jokowi di periode kedua ini cukup besar sehingga hal ini bisa dianggap masyarakat menginginkan jabatan Presiden Jokowi ditambah atau diperpanjang.


"Ada trend yang tidak umum dalam kepemimpinan presiden di periodesasi kedua, yakni biasanya akan semakin menurun tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” katanya.

"Tapi hal ini berbeda dengan pemerintahan Pak Presiden Jokowi, di mana menurut survei poltracking, kinerja pemerintah relatif baik, yakni sekitar 73,2 persen. Hal ini tentu menjadi prestasi yang baik bagi tim kabinet untuk terus memaksimalkan kinerjanya hingga 2024,” tutupnya.

Namun demikian, kata dia, Presiden Joko Widodo sudah berulang kali menyatakan akan taat terhadap konstitusi dan tata tertib peraturan perundang-undangan, dalam membangun demokrasi Indonesia. Oleh karena itu, wacana penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden tidak relevan digulirkan lagi.  

"Pak Jokowi menyatakan menolak 3 periode. Dan hal ini adalah pelajaran moral politik yang baik bagi penguatan institusi demokrasi di Indonesia,” katanya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya