Berita

Perwira militer Sri Lanka, Prabath Bulathwatte/Net

Dunia

Merendahkan Jurnalis, Tentara Sri Lanka Kena Sanksi Amerika

MINGGU, 11 DESEMBER 2022 | 16:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memperingati hari Anti-Korupsi Internasional dan menjelang Hari Hak Asasi Manusia Internasional, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada para pejabat di berbagai negara untuk menguatkan ketegasan negara kepada para pelanggar tersebut.

Salah satu di antaranya ialah seorang perwira militer Sri Lanka, Prabath Bulathwatte yang merupakan mantan kepala peleton klandestin Sri Lanka atau Peleton Tripoli.

Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (10/12), mengenakan sanksi pada Bulathwatte berdasarkan Pasal 7031(c) atas pelanggaran berat HAM.


Bulathwatte dinyatakan telah melakukan tindakan kejam dan tidak manusiawi serta merendahkan martabat seorang jurnalis Sri Lanka, Keith Noyah pada Mei 2008 lalu.

Dimuat ANI News, selain perwira militer Sri Lanka, sanksi AS juga dijatuhkan kepada pejabat dari negara Rusia, China, Filipina, Vietnam, dan Iran.

Di samping bertujuan untuk mempromosikan kebijakan HAM dan Gerakan Anti-Korupsi, sanksi itu juga diberlakukan AS untuk mendukung tujuan keamanan nasional dan kebijakan luar negerinya.

Khususnya, Departemen Keuangan yang telah memberikan sanksi ekonomi dan perdagangan kepada lebih dari 40 individu dan entitas di sembilan negara.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya