Berita

Bandara Internasional Beirut, Lebanon/Net

Dunia

Iran Diduga Selundupkan Senjata untuk Hizbullah, Israel Ancam Ledakkan Bandara Beirut

MINGGU, 11 DESEMBER 2022 | 08:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel memberikan peringatan kepada Lebanon untuk tidak mengizinkan Iran mentransfer persenjataannya ke kelompok Hizbullah menggunakan penerbangan sipil. Alih-alih, Israel mengancam pihaknya bisa mengebom bandara Beirut.

Mengutip sumber politik Israel, Asharq Al Awsat pada Sabtu (10/12) melaporkan Israel sedang menyelidiki klaim oleh jaringan Al Arabiya yang didanai Arab Saudi bahwa Iran baru-baru ini menyelundupkan senjata melalui Bandara Internasional Beirut.

Menurut Asharq Al Awsat, Israel telah memperingatkan pemerintah Lebanon bahwa mereka dapat menyerang bandara jika memang digunakan untuk upaya penyelundupan.


Angkatan Udara Israel telah mengakui melakukan serangan di wilayah Suriah, menargetkan pengiriman senjata Iran yang dimaksudkan untuk digunakan kelompok teror Lebanon melawan Israel.

Al Arabiya pada Kamis (8/12) menyebut Teheran telah menggunakan maskapai penerbangan Meraj, yang baru-baru ini mulai terbang dengan rute langsung antara ib kota kedua negara, untuk mentransfer senjata ke Hizbullah.

Di masa lalu, Israel menuduh Iran menggunakan penerbangan langsung ke Lebanon untuk mentransfer peralatan dan senjata ke Hizbullah, tetapi para pejabat mencatat kesulitan relatif dalam melakukannya karena kelompok teror tidak menguasai bandara.

Oleh karena itu Iran lebih memilih untuk terlebih dahulu menerbangkan persenjataan semacam itu ke Suriah dan mengirimkannya ke perbatasan.

Militer Israel juga menuduh Hizbullah menyembunyikan fasilitas produksi rudal presisi bawah tanah di dekat bandara internasional Beirut.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya