Berita

Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly/Net

Dunia

Lagi-lagi Melanggar HAM, Iran-Rusia-Myanmar Disemprit Kanada

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Kanada pada Jumat (9/12) mengumumkan pemberian sanksi kepada Iran atas pelanggaran hak asasi manusia yang berat dan sistematis di negara itu.

Sanksi dijatuhkan pada 22 warga Iran, termasuk pembantu senior pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei,  anggota senior peradilan, sistem penjara dan penegakan hukum.

Sanksi terhadap Iran datang sehari setelah Iran menggantung seorang aktivis, Mohsen Shekari, yang ikut serta dalam aksi protes anti pemerintah.


Iran dilanda kerusuhan mematikan selama aksi protes yang terjadi sejak September lalu, yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini.  Negara-negara Barat telah berulang kali mengeluarkan pernyataan yang mengutuk pemerintah di Teheran karena mengabaikan hak-hak pengunjuk rasa dan telah menjatuhkan beberapa sanksi terhadap individu dan entitas.

Selain Iran, Kanada juga menjatuhkan sanksi kepada Rusia dan Myanmar.  Sanksi yang diumumkan datang saat dunia memperingati Hari Antikorupsi Internasional dan Hari Hak Asasi Manusia pada Jumat.

Kementerian Luar Negeri Kanada dalam pernyataannya mengatakan, sanksi dijatuhkan kepada 33 pejabat senior atau mantan pejabat Rusia dan enam entitas yang terlibat dalam dugaan "pelanggaran hak asasi manusia sistematis" terhadap warga sipil yang memprotes invasi Rusia ke Ukraina.

Sejak invasi Rusia pada 24 Februari, Kanada telah memberlakukan sanksi terhadap lebih dari 1.500 individu dan entitas dari Rusia, Ukraina, dan Belarusia.

Sanksi untuk Myanmar menyasar dua belas individu dan tiga entitas karena melakukan pelanggaran dengan membiarkan serangan junta terhadap warga sipil dan memfasilitasi pengiriman senjata ke rezim.

Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly mengatakan, Kanada tidak akan pernah berhenti membela hak asasi manusia.

"Saat dunia menyaksikan pelanggaran hak asasi manusia di tempat-tempat seperti Rusia, Iran, dan Myanmar, kita diingatkan bahwa kita hanya dapat menciptakan perubahan dengan mempertahankan dan mempertahankan nilai-nilai yang kita junjung tinggi," katanya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya