Berita

Dunia

Seruan Mogok Massal, Ratusan Toko di Iran Ditutup

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah beberapa minggu tidak terlihat, polisi moralitas kembali muncul di kota-kota di luar Teheran, meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit, menurut laporan media lokal, Hammihan.

Jaksa penuntut umum Iran sebelumnya mengatakan bahwa polisi moral telah dibubarkan, tetapi tidak ada konfirmasi dari Kementerian Dalam Negeri mengenai kepastian itu.

Ali Khanmohammadi, juru bicara kantor pusat Iran untuk Mempromosikan Kebajikan dan Mencegah Kejahatan yang mengawasi penerapan fatwa penggunaan jilbab, mengatakan pada Senin (5/12) bahwa era polisi moralitas telah berakhir, tetapi akan ada metode lain untuk menegakkan aturan berpakaian Islami.


Konflik masih terus membara antara pengunjuk rasa dengan pemerintah setelah kematian Mahsa Amini pada September lalu yang tewas dalam tahanan polisi setelah ia ditahan karena tidak menggunakan jilbabnya dengan benar. Menurut aparat keamanan, para perusuh bahkan mulai menekan pemilik toko agar tidak membuka usaha mereka.

Bertepatan dengan Hari Pelajar, pengunjuk rasa menyerukan pemogokan massal meminta para pedagang menutup usaha mereka dan bergabung menuju Lapangan Azadi (Kebebasan) Teheran. Mereka juga menyerukan pemboikotan kegiatan ekonomi lainnya selama tiga hari mulai Senin.

Ini terjadi setelah sebuah taman hiburan di pusat perbelanjaan Teheran ditutup oleh pengadilan karena operatornya tidak mengenakan jilbab dengan benar, seperti laporan yang dimuat kantor berita semi-resmi Tasnim.

Media sosial di Iram diramaikan dengan postingan toko-toko yang tutup di area komersial seperti Bazaar Teheran, dan kota-kota besar lainnya seperti Karaj, Isfahan, Mashhad, Tabriz, dan Shiraz.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya