Berita

Bacapres Partai Nasdem, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Gencar Safari Politik, Pengamat: Anies Sebagai Capres Non Kader Parpol Tak Punya Power Lobi

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang di dalamnya juga terdapat pemilihan presiden (pilpres) mulai disikapi secara serius oleh tokoh-tokoh yang memiliki kans untuk maju sebagai calon presiden (capres) maupun calonwakil presiden (cawapres).

Salah satu yang ramai diperbincangkan adalah manuver politik Anies Baswedan yang diusung oleh Partai Nasinal Demokrat (Nasdem). Sebabnya, sosok ini sudah mulai berkunjung ke beberapa daerah secara berkelanjutan namun tidak didukung oleh parpol-parpol yang berencana mendukungnya di 2024.

Fenomena ini salah satunya ditanggapi oleh pengamat politik sekaligus Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara.


Dia berpendapat, secara elektabilitas Anies memang memiliki ranking yang cukup tinggi, bahkan bisa hampir sejajar dengan sejumlah sosok politisi yang notabene pimpinan ataupun kader parpol.

"Tingkat popularitas Anies memang tinggi bersama Prabowo, Ganjar," ujar Igor saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/12).

Beriringan dengan tingkat keterpilihan atau elektabilitas yang cukup moncer, Igor mencatat tingkat ketidaksukaan terhadap Anies juga paling tinggi ketimbang figur lainnya.

Menurutnya, hal itu disebabkan personifikasi Anies yang timbul di publik terlanjur dianggap sebagai antitesa kelompok pendukung Presiden Joko Widodo.

"Tentu Ini merepotkan dan membatasi ruang gerak dari Anies itu sendiri. Apalagi Anies sebagai  capres non kader parpol tidak punya power untuk melobi parpol yang ingin mengusungnya," tuturnya.

"Sebaliknya, Anies justru rentan berkompromi untuk mengakomodasi kepentingan para pihak yang mendorongnya maju sebagai capres," demikian Igor menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya