Berita

Dunia

Ribuan Anjing Laut Ditemukan Mati di Pantai Laut Kaspia

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peristiwa langka terjadi di pantai Laut Kaspia di Rusia selatan, di mana sekitar 1.700 anjing laut telah ditemukan mati di sana.

Dalam keterangannya pada Minggu (4/12), pihak berwenang di provinsi Dagestan Rusia mengatakan pihaknya masih belum mengetahui peyebab kematian hewan-hewan itu, tetapi kemungkinan besar mereka mati karena sebab alami.

Sebelumnya para pejabat daerah mengatakan pada Sabtu (3/12) bahwa ada 700 anjing laut mati ditemukan di pantai.


Tetapi Ria Novosti melaporkan bahwa pada Minggu, Kepala Pusat Perlindungan Lingkungan Kaspia Zaur Gapizov mengatakan bahwa setelah pemeriksaan pantai yang lebih luas jumlah hewan yang mati adalah 1.700.

Sputnik dalam laporannya pada hari Minggu mengatakan pihak terkait mengumpulkan banya sampel selama otopsi dan menjadi sasaran analisis bakteriologis terperinci dan studi virus, terutama Covid-19.

Dilaporkan bahwa hasil temuan dikirimkan ke laboratorium di Moskow dan Astrakhan. Sementara hipotesis utama penyebab kematian untuk saat ini adalah faktor alam.

Dilihat dari kondisi organ dalam anjing laut tersebut, kantor berita tersebut mengatakan, hewan tersebut tidak menderita keracunan logam berat atau pestisida.

Hingga saat ini diperkirakan ada 270.000 hingga 300.000 anjing laut ditemukan di habitat tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya