Berita

Dunia

Menkeu Belarus: Membayar Pasokan Gas Rusia dengan Rubel itu Menguntungkan

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 07:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia akan terus membayar sumber daya energi Rusia dalam rubel Rusia pada 2023. Menteri Keuangan Belarusia Yury Seliverstov dalam pernyataannya pada Minggu (4/12) mengungkapkan bahwa mereka tidak memiliki masalah dengan sistem pembayaran itu.

"Tentu saja, menguntungkan (membayar dalam rubel Rusia). Jadi, kami tidak memiliki masalah dengan itu," katanya, dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Belarus-1.

Belarus membayar dalam rubel Rusia tidak hanya untuk sumber daya energi tetapi juga untuk melunasi kewajiban utangnya.


“Skemanya sama, cukup nyaman buat kami,” ujar Seliverstov.

Pada Mei 2022, Rusia dan Belarusia mengubah perjanjian pasokan gas. Dokumen tersebut mengatur ketentuan harga gas dari April 2022 hingga akhir tahun. Perjanjian tersebut juga menetapkan pembayaran gar dalam rubel Rusia.

Awal November lalu, Menteri Energi Belarusia Viktor Karankevich telah menegaskan bahwa Belarusia dan Rusia melanjutkan negosiasi untuk menentukan ketentuan harga pasokan gas pada 2023.

"Kami sekarang sedang bekerja untuk menentukan kondisi harga pasokan gas pada tahun 2023 dan mempersiapkan prinsip-prinsip operasi pasar untuk masa depan. Kondisi pembentukan pasar gas terpadu, akan dibuat," kata Karankevich, di sela-sela forum internasional Atomexpo-2022 di Sochi.

"Posisi pihak Belarusia dalam pembicaraan diketahui: memberikan kondisi yang sama untuk entitas ekonomi kedua negara tanpa pengecualian dan batasan, pendekatan harga yang terbuka dan transparan," katanya lagi.

Sejak April tahun ini, Belarus telah mulai membayar gas dalam rubel Rusia. Sebelumnya, pada 2021 dan awal 2022, Belarus biasa membayar 128,52 dolar AS per seribu meter kubik.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya