Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Garut Masih Diguncang Gempa Susulan dengan Magnitudo 3,3

MINGGU, 04 DESEMBER 2022 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gempa susulan masih terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, setelah diguncang gempa utama dengan magnitudo 6,1 pada Sabtu sore (3/12). Ini merupakan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga Sabtu malam.

"Hingga pukul 19.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas satu kali gempa bumi susulan dengan magnitudo 3,3 pada pukul 17.59 WIB," ucap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, melalui keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/12).

Sebelumnya, BMKG melaporkan telah terjadi gempa tektonik pada pukul 16.49 WIB di wilayah Garut Selatan. Pusat gempa M6,1 itu terletak di darat 49 km barat daya Kabupaten Garut di kedalaman 109 km.


Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, lanjut Daryono, gempa yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya deformasi atau patahan dalam lempeng Indo-Australia (intraslab) yang menujam ke bawah Jawa Barat.

Daryono pun meminta masyarakat tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tutur Daryono.

Masyarakat juga diminta untuk mendapatkan informasi resmi terkait gempa hanya dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya