Berita

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi/Net

Dunia

IAEA Berharap Kesepakatan Zona Demiliterisasi di Sekitar PLTN Zaporizhzhia Tercapai pada Akhir Tahun

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 12:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesepakatan untuk melindungi pembangkit nuklir terbesar di Eropa tinggal selangkah lagi.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengatakan bahwa ia sangat berharap kesepakatan antara Rusia dan Ukraina untuk melindungi pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang saat ini diduduki oleh pasukan Moskow, dapat dicapai pada akhir tahun ini.
"Sekarang kami memiliki proposal di atas meja yang secara sederhana bertujuan untuk menghentikan pengeboman pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa," katanya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/12).

Ia yakin Presiden Rusia Vladimir Putin mengikuti proses kesepakatan tersebut dan ia tidak mengesampingkan pertemuan lain dengan Putin, begitu juga dengan Presiden Ukraina Zelensky.

Ia yakin Presiden Rusia Vladimir Putin mengikuti proses kesepakatan tersebut dan ia tidak mengesampingkan pertemuan lain dengan Putin, begitu juga dengan Presiden Ukraina Zelensky.


Pabrik nuklir Zaporizhzhia saat ini berada di bawah kendali Rusia dan telah berulang kali ditembaki. Moskow dan Kyiv saling menyalahkan tentang siapa yang bertanggung jawab.

"Kedua belah pihak sekarang menyepakati beberapa prinsip dasar. Yang pertama adalah perlindungan: itu berarti menerima bahwa Anda tidak menembak ke atau dari pabrik.  Yang kedua adalah pengakuan bahwa IAEA adalah satu-satunya jalan  untuk masalah ini."

Kemarin, wadah pemikir yang terkait dengan Angkatan Darat Inggris, RUSI, mengatakan dokumen-dokumen Rusia yang disita mengungkapkan Moskow telah merencanakan untuk menduduki pembangkit nuklir Ukraina dengan tujuan sebagian untuk memeras Barat, seperti dilaporkan Sky News.

IAEA telah mendorong agar zona aman dibuat di sekitar pembangkit untuk melindungi dari potensi kecelakaan nuklir.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya