Berita

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov /Net

Dunia

Diminta Angkat Kaki dari Ukraina sebagai Syarat Pertemuan Putin-Biden, Rusia Pilih Lanjutkan Serangan

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 11:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menolak permintaan AS agar pasukannya menarik diri dari Ukraina sebagai syarat untuk pertemuan antara Presiden Joe Biden dengan Presiden Vladimir Putin.

Penolakan itu disampaikan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Jumat (2/12), mengatakan bahwa serangan ke Ukraina akan terus berlanjut.

"Sebenarnya apa yang dikatakan Presiden Biden? Dia mengatakan bahwa negosiasi hanya mungkin dilakukan setelah Putin meninggalkan Ukraina," kata Peskov, seperti dikutip dari RT.


Moskow, katanya, tentu tidak menerima syarat itu.

"Operasi militer khusus terus berlanjut," kata Peskov, menggunakan istilah Kremlin untuk invasi ke Ukraina.

Selama kunjungan kenegaraan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, Biden mengatakan pada Kamis bahwa dia bersedia berbicara dengan Putin jika pemimpin Rusia itu benar-benar ingin mengakhiri pertempuran.

Sementara menolak komentar Presiden AS, Peskov menegaskan bahwa Rusia terbuka untuk dialog atas dasar yang benar.
"Cara yang paling disukai untuk mencapai kepentingan kita adalah melalui cara-cara damai dan diplomatik," kata Peskov, menggarisbawahi Putin selalu siap dan untuk negosiasi.
Peskov kemudian menambahkan bahwa sikap Biden malah akan  memperumit kemungkinan dialog.

"Amerika Serikat tidak mengakui wilayah baru sebagai bagian dari Federasi Rusia," kata Peskov, mengacu pada wilayah Ukraina yang diklaim telah dianeksasi oleh Kremlin.

September lalu Moskow mengadakan apa yang disebut referendum di empat wilayah Ukraina, yakni Donetsk, Kherson, Lugansk dan Zaporizhzhia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya