Berita

Kuasa Usaha Pakistan Ubaid Ur Rehman Nizamani/Net

Dunia

Kedubes Pakistan di Kabul Diserang, Targetkan Kuasa Usaha Ubaidur Rehman Nizamani

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Besar Pakistan di Kabul diserang pada Jumat (2/12) waktu setempat. Kementerian Luar Negeri Pakistan dfalam pernyataannya menyebutkan bahwa serangan tersebut menargetkan Kuasa Usaha untuk Afghanistan, Ubaidur Rehman Nizamani.

Laporan awal menunjukkan bahwa setidaknya satu penjaga kedutaan terluka dalam insiden tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan Abdul Qahar Balkhi mengutuk serangan penembakan yang "gagal" itu dan berdoa agar penjaga keamanan itu segera pulih.


"IEA tidak akan mengizinkan aktor jahat untuk mengancam keamanan misi diplomatik di Kabul," tulisnya di Twitter.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk peristiwa Jumat, menyebutnya sebagai upaya pembunuhan yang dilakukan pengecut.

"Saya menuntut penyelidikan dan tindakan segera terhadap para pelaku tindakan keji ini," tulis Sharif di Twitter, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (3/12).

Dia kemudian menegaskan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan kepala misi dan lega mendengar bahwa Nizamani aman.

Secara terpisah, pada  Jumat, tiga militan tak dikenal meledakkan sebuah bom mobil dan mencoba menyerbu markas partai Afghanistan yang dipimpin oleh politisi veteran Gulbuddin Hekmatyar, kata para pejabat.

Ghairat Baheer, seorang pejabat partai Hizb-i-Islami, mengatakan bahwa dua penyerang tewas ketika mereka mencoba memasuki masjid di Kabul sementara yang ketiga berhasil melarikan diri.

Rusia dan Pakistan adalah dua dari sedikit negara yang mempertahankan kehadiran diplomatik di Afghanistan setelah pengambilalihan Taliban, seperti dilaporkan  New York Times.

Serangan pada Jumat terjadi pada sore hari ketika beberapa tembakan mengarah ke kedutaan yang berasal dari gedung apartemen terdekat, menurut saksi mata.

Pasukan keamanan Taliban tiba di lokasi sekitar 15 kemudian, dan terjadi baku tembak dengan penyerang yang diduga terdiri dari satu orang. Laporan menyebutkan aparat berhasil meringkus penyerang tetapi belum ada rincian lebih lanjut.

Sampai sejauh ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya