Berita

Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Persaingan Top 3 Capres Masih Sama, Indikator: Perubahan Ada di Lapis Kedua dan Ketiga

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 15:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Persaingan tokoh untuk bisa menjadi pilihan masyarakat di Pilpres 2024 terus mengalami perkembangan, meski di urutan tiga besar masih ditempati figur-figur yang sama. Sementara perubahan mulai terjadi di para tokoh lapis kedua dan ketiga.

Begitu Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, menyampaikan gambaran besar hasil survei terbarunya yang digelar pada medio Oktober hingga November 2022, yang dirilis secara virtual pada Kamis (1/12).

Dia menjelaskan, dalam setahun terakhir sejak 2021 hingga awal 2022 dan jelang September 2022, hasil surveinya melihat praktis keterpilihan tokoh-tokoh yang duduk di ranking tiga besar tidak terlalu banyak perubahan berarti.


"Jadi kita mengamati nama-nama yang muncul di top 3 antara Ganjar, Pak Prabowo, dan Anies Baswedan. Jadi tidak ada perkembangan berarti," ujar Burhanuddin.

Dalam catatannya, Ganjar duduk di peringkat pertama dengan elektabilitas 28,6 persen. Tapi ini tercatat lebih rendah dari survei September 2022 yang memperoleh 30,2 persen.

Sementara Anies Baswedan berada diperingkat kedua dengan elektabilitas 24,2 persen pada November, atau naik dari September yang sebesar 18,2 persen.

Adapun untuk Prabowo Subianto mendapat elektabilitas 17,9 persen di November, atau lebih rendah dari survei September yang sebesar 22,5 persen.

Kendati 3 orang itu selalu ada diperingkat ketiga, muncul sejumlah tokoh yang elektailitasnya mulai tinggi pada bulan November ini.

"Kendati ada nama seperti Ridwan Kamil yang mulai menyusul di bulan Mei dan Juni 2022, tetapi itu tidak bisa menembus top 3, jadi masuk di urutan keempat tetapi tak mampu menggoyang dominasi 3 nama itu," paparnya.

Selain Ridwan Kamil yang memperoleh elektabilitas sebesar 9,3 persen pada November atau lebih tinggi dari bulan September yang sebesar 7,8 persen, ada nama Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY), Puan Maharani, Sandiaga Uno, hingga Khofifah dan Erick Thohir.

"Itu yang mengisi lapisan kedua dan ketiga," sambungnya menegaskan.

Jika dirinci, elektabilitas AHY pada November 2022 mencapai 4,3 persen atau turun dari bulan September yang sebesar 4,4 persen.

Kemudian disusul Puan Maharani sebesar 2,4 persen pada November dan 3,2 persen pada September 2022; Sandiaga Uno 2,0 persen pada November dan 3,5 persen pada September 2022; serta Erick Thohir 1,7 persen pada November dan 1,4 persen pada September.

Populasi dalam survei ini sebanyak 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya