Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Muslim: Jangan Sampai Megawati “Dikadali” Jokowi

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 09:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diingatkan jangan sampai "dikadali" oleh Presiden Joko Widodo. Di mana keduanya tampak berbeda pandangan tentang penentuan calon presiden 2024. Megawati memilih menunggu untuk memberi pengumuman, sementara Jokowi mengobral petunjuk di hadapan publik.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menilai bahwa potensi Jokowi pecah kongsi dengan Megawati, merupakan hal yang tidak mengherankan. Karena sebelumnya, Prabowo Subianto juga mengalami hal yang sama ketika mengorbitkan Jokowi.

"Publik tidak usah kaget kalau hari ini Jokowi pecah kongsi dengan Megawati," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/11).


Muslim menduga, kepentingan Jokowi sudah diraih dengan dukungan Megawati dan PDIP selama hampir dua periode ini.

Namun demikian, Muslim mengingatkan bahwa pengaruh Jokowi pada calon presiden (capres) yang didukungnya hanya 15,1 persen rakyat yang mendukung, berdasarkan survei Litbang Kompas.

"Jokowi makin lemah, dan jika Survei Indopol PDIP 17,59 persen Megawati masih kuat. Jadi dari sisi pencapresan Megawati lebih kuat dibanding Jokowi," kata Muslim.

Muslim pun juga mengingatkan, Jokowi tidak belagu meskipun saat ini masih memegang kendali pemerintahan dengan segala fasilitas dan kekuatan yang ada.

"Tapi publik juga ingatkan Megawati, jangan sampai Megawati 'dikadali' oleh Jokowi sebagaimana yang dialami oleh Prabowo," pungkas Muslim.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya