Berita

Menteri Luar Negeri Lithuania Gabrielius Landsbergis/Net

Dunia

Di Bucharest, Menlu Lithuania: Tetap Tenang dan Berikan Tank untuk Ukraina

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

NATO tidak kehabisan tank yang bisa dikirim ke Ukraina. Menteri Luar Negeri Lithuania Gabrielius Landsbergis mengatakan sebelum pertemuan para menteri luar negeri NATO di Bucharest, Selasa (29/11).

"NATO tidak kehabisan tank, jadi jika kita memperluas inventaris apa yang dikirim ke Ukraina, maka NATO memiliki peluang untuk mempertahankan pasokan," katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari Euro News.

Para menteri luar negeri anggota NATO bertemu pada Selasa untuk menggalang dukungan yang sangat dibutuhkan bagi Ukraina.


Pertemuan yang berlansung di Bucharest, Rumania menunjukkan bagaimana aliansi  mencari cara menjaga keamanan jutaan warga sipil Ukraina sekaligus mempertahankan militer Kyiv dari musim dingin yang pada tahun ini akan terasa lebih berat.

Ini adalah pertemuan yang akan berfungsi sebagai platform untuk memobilisasi lebih banyak dukungan untuk Ukraina.

Infrastruktur kritis Ukraina telah dihantam oleh serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir, melumpuhkan pasokan listrik dan air untuk waktu yang lama.

NATO sejauh ini enggan untuk memasok Ukraina dengan peralatan atau persenjataan yang dapat menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia, karena tidak ingin memicu konflik yang lebih luas.

Namun, di sisi militer, NATO terus mendorong produsen senjata untuk mempercepat produksi untuk bisa mengirimkan bantuan pertahanan bagi Ukraina.

Para menteri menekankan perlunya meningkatkan sistem pertahanan udara dan amunisi ke Ukraina serta bantuan bahan bakar, selain pasokan medis, dan peralatan musim dingin.

Landsbergis kemudian mengingatkan lagi kepada rekan-rekannya bahwa meskipun Eropa marah terhadap apa yang dilakukan Rusia,  tetapi sikap tennag dibutuhkan dalam hal ini.

"Pesan saya kepada sesama menteri luar negeri pada pertemuan NATO hari ini sederhana: Tetap tenang dan berikan tank," katanya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya