Berita

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto/Net

Dunia

Hongaria: Perang di Ukraina Bisa Berubah Menjadi Perang Rusia-NATO

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 06:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi di Ukraina berpotensi mengarah pada konflik bersenjata langsung antara Rusia dan NATO. Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto mengatakan hal itu dapat meningkatkan kekhawatiran kemungkinan perang dua ketiga.

Dalam pengarahannya pada Selasa (29/11), sesaat sebelum berangkat ke Bucharest untuk pertemuan dengan rekan-rekan NATO, ia menyinggung kembali peristiwa 'rudal nyasar' yang meledak di Polandia dan menewaskan dua warga.  Peristiwa itu menjadi contoh mengerikan yang sangat mungkin bisa membawa perang besar yang melibatkan NATO.

"Dua minggu lalu berkat ketenangan dan tanggung jawab para pemimpin Polandia, kami berhasil menghindari mimpi buruk seperti perang dunia ketiga," katanya, seperti dikutip dari TASS.


Meskipun masalah tersebut bisa dikendalikan, terutama setelah bukti menunjukkan itu adalah rudal Ukraina, bukan rudal Rusia seperti yang dituduhkan, Szijjarto mengaku kekhawatiran munculnya perang dunia ketiga tetap ada.

"Selama perang di Ukraina berlanjut, risiko ini tetap ada. Itulah mengapa kita harus melakukan yang terbaik untuk mencegah konflik langsung antara Rusia dan NATO, kapan pun di masa depan," katanya dalam postingannya di Facebook.

Hungaria ambil bagian dalam pertemuan para menteri luar negeri NATO di Bucharest. Pertemuan antar sekutu NATO itu diharapkan untuk fokus pada situasi di Ukraina dan bantuan ke Kiev, terutama selama musim dingin.

Ini adalah musim dingin yang sulit bagi Ukraina di tengah krisis energi. Pasukan Rusia telah menargetkan infrastruktur penting yang menyebabkan beberapa pembangkit listrik rusak.

Para menteri luar negeri dari aliansi militer NATO itu sedang mencari cara dalam pembicaraan di ibu kota Rumania, Bucharest, untuk menopang militer Kyiv dan membantu menjaga keamanan warga sipil di tengah pemadaman listrik yang terus-menerus dan kekurangan pemanas.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya