Berita

Lambang Polri/Net

Politik

Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Ini Alasannya

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 10:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepercayaan publik kepada institusi Polri mulai mengalami kenaikan di bulan November 2022. Jika 3 bulan lalu kepercayaan publik pada Polri berada di bawah 60 persen, pada bulan ini naik menjadi 60,98 persenberdasarkan temuan baru Indopol Survei.

Direktur Eksekutif Indopol Survey, Ratno Sulistiyanto mengurai bahwa ada sejumlah faktor yang membuat kepercayaan publik pada Polri meningkat. Salah satunya adalah penanganan kasus hukum yang cepat dan baik seperti kasus Sambo, kasus Teddy Minahasa, maupun Kanjuruan.

Selain itu, Polri juga menunjukkan pembenahan dan perbaikan secara internal melalui program-program untuk mengurangi persepsi publik yang negatif, seperti memberantas pungli di layanan publik kepolisian seperti dalam pengurusan SIM dan STNK secara online maupun pengurusan SKCK.


“Adanya E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yaitu tilang eketronik yang merupakan program untuk mengurangi tindakan tilang di tempat jika ada pelanggran lalu lintas dengan harapan tidak adanya pungli,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (29/11).

Survei yang dilakukan pada 8 hingga 14 November ini melibatkan 1.240 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan kriteria berumur 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki hak pilih dalam pemilu.

Pengambilan sampel dilakukan dengan cara multistage random sampling. Responden yang berhasil diwawancarai secara valid sebesar 1.230, yang kemudian dilakukan analisis. Margin of error survei sebesar 2,85 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya