Berita

Rapimwil PPP Jateng rekomendasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024/Net

Politik

Lewat Polling, Rapimwil PPP Jateng Hasilkan Nama Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Tengah menominasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden yang akan diusulkan pada Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie mengatakan, pihaknya  melakukan poling kepada kader DPC PPP di 35 kabupaten/kota se-Jateng terkait usulan capres 2024. Hasilnya, nama Ganjar menjadi yang tertinggi dalam poling tersebut.

"Survei yang dilakukan oleh DPW berupa polling ke 340 responden yang terdiri dari pengurus PPP sampai ke kabupaten dan kecamatan-kecamatan, dan kalangan kader. Menempatkan Ganjar tertinggi," kata Masruhan di Kelimutu Grand Ballroom Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Jateng, Minggu (27/11).


Masruhan mengatakan, Ganjar Pranowo  dekat dengan rakyat dan memiliki rekam jejak yang bagus selama dua periode memimpin Jateng. Menurutnya, Ganjar adalah sosok pemimpin yang dapat merawat kerukunan dalam kehidupan beragama.

"Pak Ganjar bisa merawat kehidupan keagamaan, khususnya para kalangan nahdiyin, kalangan muhammadiyah, itu bagus sekali. Bagi PPP yang semacam ini adalah poin besar, pemimpin untuk mewujudkan peradaban yang berdimensi keagamaan," jelasnya.

Kata Masruhan lagi, DPW PPP Jateng akan menyampaikan hasil Rapimnas ini ke DPP PPP. Terlebih, sudah banyak DPW PPP di sejumlah daerah yang mendukung Ganjar Presiden 2024.

"Semoga ikhtiar dari Jawa Tengah ini bisa menjadi keputusan DPP karena saya dengar dari wilayah-wilayah lain juga memunculkan banyak nama, yang paling banyak Ganjar," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya