Berita

Gubernur Jateng dua periode Ganjar Pranowo/Net

Politik

Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Masih Unggul Meski Nasdem Sudah Deklarasikan Anies

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 19:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang akhir tahun 2022, peta elektabilitas tokoh potensial untuk diusung sebagai calon presiden pada gelaran Pemilu Serentak 2022.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah dideklarasikan oleh Partai Nascem sebagai calon presiden, masih mengisi posisi tiga besar di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Begitu dikatakan Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk Deni Irvani saat merilis survei bertema "Tren Dukungan Bakal Capres pasca Deklarasi".        


Dikatakan Deni, ada beberapa simulasi yang disiapkan. Pertama, Ganjar berada di puncak dengan perolehan 26,7 persen pada pertanyaan semi terbuka dengan Prabowo (18,8 persen), Anies (17 persen), dan tokoh-tokoh lain di bawah 4 persen.

Dikerucutkan pada simulasi empat nama, kata Deni, Ganjar tetap unggul. Bahkan, Ganjar unggul dari koleganya di PDI Perjuangan yang kini menjabat Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Ganjar mendapatkan dukungan 33,5 persen, kemudian Prabowo 26,9 persen, lalu Anies 24 persen, dan Puan di posisi terbawah dengan 3,4 persen," ujar Deni dalam keterangan tertulis, Minggu (27/11).

Sementara dalam simulai 3 nama, Ganjar mendapatkan dukungan 33,5 persen, Prabowo 30 persen, dan Anies 25,1 persen.

Adapun, survei dilakukan secara tatap muka pada 5-13 November 2022. Populasi itu dipilih secara stratified multistage random sampling dengan keseluruhan 1.220 responden.

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya