Berita

Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief/RMOL

Politik

Unggah Video AHY, Andi Arief: Tak Perlu Beruban dan Muka Berkerut Mengurus Rakyat

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 15:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seolah sindir kriteria pemimpin yang memikirkan rakyat versi Presiden Joko Widodo, Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan bahwa untuk mengurus rakyat tidak perlu berubah dan muka berkerut.

Hal itu disampaikan oleh Andi Arief dalam tulisannya di akun Twitternya @Andiarief_ pada Minggu siang (27/11).

"Jaga kesehatan anda, tak perlu beruban dan muka berkerut mengurus rakyat," ujar Andi Arief seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (27/11).


Tulisan Andi Arief itu pun turut dibarengi dengan memposting sebuah video yang memperlihatkan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam video itu, AHY terlihat sedang berjalan dengan mendorong sebuah koper. AHY bercerita, bahwa dirinya sedang berada di Bandara Soekarno-Hatta dan mempersiapkan menuju pesawat untuk terbang ke Sidney, Australia.

Dalam Video itu, AHY mengungkapkan bahwa dalam sepekan kedepan ia akan memenuhi undangan pemerintah Australia. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu akan mendatangi tiga kota yakni Canberra Ibukota Australia, Melbourne dan Sydney.

"Insya Allah akan bertemu dengan sejumlah tokoh, baik di pemerintahan maupun tokoh-tokoh politik lainnya, dan juga ke sejumlah kampus, termasuk di Australian National University, kemudian di Monash University dan juga University Melbourne. Kalau teman-teman di Australi, siapa tahu ketemu nanti," kata AHY dalam video tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya