Berita

Ketua Umum Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), Immanuel Ebenezer alias Noel/Net

Politik

Soal Pemimpin Rambut Putih, Ketum GP Mania: Belum Tentu Mas Ganjar, Kami Tidak Mau GR

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 09:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak mau gede rasa atau geer, Ketua Umum Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), Immanuel Ebenezer alias Noel menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal pemimpin yang memikirkan rakyat adalah yang rambutnya putih dan wajah keriput bukan diarahkan untuk Ganjar Pranowo.

"Kriteria yang disampaikan pidato kemarin kan sebetulnya ya kalau menurut pandangan saya sebagai pendukung Ganjar, ya belum tentu juga mas Ganjar sih, kita sih tidak mau terlalu geer," ujar Noel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/11).

Karena menurut Noel, meskipun Ganjar memiliki rambut berwarna putih semua, akan tetapi wajah Ganjar tidak keriput, melainkan wajahnya kinclong. Adapun tokoh yang berambut putih adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljanto


"Lantas soal uban, kriteria orang yang pemimpin kerja, ya yang kerja-kerja itu Menteri PUPR kali, walaupun saya bukan pendukung Menteri PUPR. Bisa juga Pak Prabowo, atau Bu Mega. Dua pemimpin ini kan disemir rambutnya. Jadi, kita tidak mau terlalu geer lah ya apa yang disampaikan presiden. Walaupun sebetulnya ya mungkin itu arahnya ke Mas Ganjar kali ya, tapi ya saya tidak mau geer," kata Noel.

Noel pun menilai, pernyataan Jokowi di hadapan pendukungnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada Sabtu (26/11) merupakan sebuah kritik. Artinya, calon pemimpin jangan mau hanya enak-enak duduk di Istana. Apalagi Istana simbol kemewahan dan keenakan.

“Bisa aja orang biasa duduk di kantor kayak gitu loh bahasanya. Kalau saya selalu menganalogikan pada konteks pesan Jawa ya, orang Jawa itu kan belum tentu misalnya A, apa yang dimaksud A, bisa jadi B. Biasa presiden hal-hal seperti itu sering," jelas Noel.

Bahkan, pernyataan Jokowi itu pun bisa menjadi pesan dari Jokowi kepada orang-orang yang mau bekerja 2024 nanti. Yakni, agar betul-betul bekerja untuk rakyat.

"Itu kan simbol bahasa Jokowi itu, jangan duduk di istana enak-enakan, berarti lu jangan enak-enakan aja, lu bekerja untuk rakyat dong, gue udah bekerja nih, tinggal kalian lanjutkan aja apa yang sudah saya lakukan, gitu," pungkas Noel.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya