Berita

Dunia

Peretas Rusia Diduga Sedang Menargetkan Terminal Gas Belanda

SABTU, 26 NOVEMBER 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peretas asal Rusia diduga sedang berusaha menargetkan terminal gas Belanda, menyusul penyelidikan yang dilakukan perusahaan keamanan dunia maya asal Amerika, Dragos.

Dikatakan Dragos, saat ini ada upaya dari peretas untuk melakukan "penelitian eksplorasi" ke dalam sistem terminal LNG Belanda dan mencoba menemukan cara ke dalam sistem. Menurut FBI dan penyelidik lainnya, kelompok peretas tersebut berafiliasi dengan Rusia.

“Kita tahu bahwa terminal LNG adalah target. Ini hanya pertanyaan tentang kapan dan bagaimana,” kata Casey Brooks dari Dragos, seperti dikutip dari NL Times, Sabtu (26/11).


Brooks megatakan, kelompok peretas Xenotime dan Kamacite menyodok sistem digital terminal LNG Gasunie di Eemshaven di Rotterdam.

“Ini adalah tes untuk melihat di mana mereka berpotensi berdampak dengan serangan digital," ujarnya.

Menurut FBI, Xenotime dan Kamacite memiliki hubungan dengan dinas rahasia Rusia.

Pakar keamanan siber Fox-IT berpendapat ada ancaman nyata dari pihak jahat yang menargetkan perusahaan di sektor energi akibat krisis energi.

“Khususnya dalam rantai pasokan untuk pasokan dan distribusi LNG,” kata seorang juru bicara.

“Pihak-pihak yang tertarik dengan sektor ini mungkin adalah kelompok berbahaya yang disponsori negara, misalnya kelompok yang dipimpin oleh FSB dan GRU Rusia," ujarnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya