Berita

Presiden Vladimir Putin menyambut kedatangan para ibu tentara pada Jumat 25 November 2022/Net

Dunia

Putin Didatangi Belasan Ibu Tentara yang Dikirim ke Medan Perang, Sebagian Mengajukan Keluhan

SABTU, 26 NOVEMBER 2022 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para ibu dari tentara yang bertugas di medan  perang mendatangi kediaman Presiden Vladimir Putin di kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada Jumat (25/11). Mereka berbagi kesedihan dan juga keluhan mengenai nasib putra mereka.

Putin mengatakan, bahwa ia sangat mengerti perasaan para ibu, dan meyakini bahwa putra mereka adalah pahlawan yang layak mendapat penghargaan, dan mereka yang gugur tidak mati sia-sia.

"Kami mengerti bahwa tidak ada yang dapat menggantikan kehilangan seorang anak laki-laki - terutama untuk seorang ibu, kami berbagi rasa sakit ini," kata Putin seperti dikutip dari Reuters.


17 wanita duduk mengelilingi meja panjang yang sarat dengan jamuan. Putin duduk di antara mereka, mendengarkan semua keluhan dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam. Pertemuan ini menandai Hari Ibu yang akan diperingatkan pada Minggu (27/11) di Rusia.

Putin juga mengungkapkan keprihatinannya bahwa Hari Ibu kali ini merupakan hari yang sarat dengan kesedihan dari para ibu yang anak laki-lakinya terluka dan gugur di medan perang.

Salah satu ibu di antara yang hadir baru saja kehilangan putranya. Putin menyampaikan belasungkawa dan penghiburan kepada ibu itu dengan mengatakan putranya adalah seorang pahlawan yang tidak mati "sia-sia" dan menegaskan kembali janjinya untuk memenuhi tujuan Moskow di Ukraina.

"Putramu hidup, dan tujuannya telah tercapai," kata Putin padanya. "Dan itu berarti dia tidak meninggalkan hidup dengan sia-sia."

Ratusan ribu tentara Rusia telah dikirim untuk berperang di Ukraina - termasuk 300.000 orang yang dipanggil sebagai bagian dari mobilisasi yang diumumkan pada bulan September.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa mobilisasi tidak berjalan dengan baik dan bahwa tentara yang dikirim tidak mendapatkan fasilitas yang memadai.  Pertemuan itu sendiri menurut laporan media, dirancang dengan hati-hati di kediaman Putin di tengah kritik dan protes atas kekacauan tersebut.

Sebagian yang hadir mengajukan beberapa keluhan seperti kurangnya pakaian, kebutuhan akan lebih banyak drone di garis depan, atau ketidakpedulian beberapa pejabat terhadap nasib tentara yang dikirim. Sebagian lainnya memuji kepemimpinan Putin dan berharap para tentara yang dikirim bisa kembali pulang dengan selamat.

Banyak yang menyoroti bahwa pertemuan Putin dengan para ibu prajurit yang ia kirim ke perang ini sebagai pencitraan, dengan beberapa di antaranya merupakan pendukung Putin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya