Berita

Warga Ukraina mengantri untuk mengumpulkan air minum dalam botol/Net

Dunia

Jutaan Warga Ukraina Hidup tanpa Listrik Saat Perang Rusia Memasuki Bulan Kesembilan

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 06:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Invasi Rusia di Ukraina memasuki bulan kesembilan pada Kamis (24/11) yang ditandai dengan krisis listrik dan energi yang semakin parah.  

Serangan Rusia dalam beberapa hari terakhir yang  menargetkan fasilitas infrastruktur penting di seluruh Ukraina, menyebabkan pemadaman besar-besaran di seluruh negeri dan bahkan di negara tetangga Moldova.

Jutaan orang benar-benar hidup tanpa listrik. Warga Kyiv harus berada dalam gelap dan mengantri di titik air umum untuk mengisi botol plastik.


Dalam pidato malamnya pada Kamis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pembaruan tentang upaya untuk memulihkan air dan listrik di beberapa wilayah di negara itu. Ia berjanji bahwa aparat akan bekerja keras memastikan kebutuhan air tercukupi.

Di Kyiv, yang sempat mengalami penangguhan pasokan air, akhirnya bisa melihat air mengalir ke beberapa distrik pada Kamis.  Pejabat di kota itu mengatakan, beberapa keluarga kemungkinan masih mengalami kekurangan air dan sedang diupayakan agar air bisa didapat oleh semua orang.

“Yang pertama dipasok adalah fasilitas infrastruktur kritis. Saat ini, konsumen rumah tangga secara bertahap terhubung ke jaringan listrik,” kata pejabat itu.

Gubernur daerah Oleksandr Starukh mengatakan di saluran Telegramnya bahwa situasi di wilayah Zaporizhzhia yang sempat 'mengerikan' kini mulai stabil.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya