Berita

Anwar Ibrahim dilantik sebagai perdana menteri ke-10 Malaysia pada Kamis (24/11)/Net

Dunia

Anwar Ibrahim Resmi Dilantik Jadi PM ke-10 Malaysia

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 17:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mengalami kebuntuan politik selama lima hari pasca pemilu, Yang Dipertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah akhirnya memutuskan untuk melantik Ketua Pakatan Harapan (PH) Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia pada Kamis sore (24/11) waktu setempat.

Mengenakan baju Melayu hitam, dengan sampin emas, Anwar tersenyum lebar saat dipanggil untuk mengambil sumpah jabatan dan kerahasiaannya.

Pengangkatan tersebut telah mengakhiri penantian Anwar selama 24 tahun untuk menjadi pemimpin negara itu.


Upacara tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi seperti sekretaris pemerintah, hakim agung, jaksa agung, juru bicara dari kedua majelis parlemen dan para pemimpin dari Pakatan Harapan (PH) dan Barisan Nasional (BN).

Anwar duduk di sebelah istri dan mantan wakil perdana menteri Wan Azizah Wan Ismail, dengan enam anak mereka termasuk mantan anggota parlemen Nurul Izzah Anwar hadir.

Keputusan pengangkatan Anwar diakukan oleh Sultan Abdullah Ahmad Shah setelah konferensi dengan penguasa lain dalam pertemuan khusus sembilan raja negara bagian.

"Setelah melalui pandangan para penguasa Melayu, Yang Mulia telah menyetujui pengangkatan Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri ke-10 Malaysia,” kata Pengawas Kerajaan Fadli Syamsuddin, seperti dimuat The Straits Times.

Dalam konferensi tersebut, seluruh pihak menyetujui proposal Sultan Abdullah untuk membentuk pemerintahan persatuan setelah pemilihan hasil yang menggantung di pemilihan umum hari Sabtu (19/11).

Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar dan saingannya Ketua Perikatan Nasional (PN) Muhyiddin Yassin, menemui jalan buntu dan tidak dapat mengumpulkan 112 anggota parlemen yang diperlukan untuk mendapatkan mayoritas sederhana di badan legislatif.

Kenaikan Anwar ke jabatan puncak, menandai kemenangan luar biasa dari seorang wakil perdana menteri yang pernah menghadapi tuduhan kontroversial terkait pelecehan seksual dan penyalahgunaan kekuasaan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya