Berita

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)/Net

Politik

KIB Bakal Pecah Jika Usung Ganjar, Ini Alasannya

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 13:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diyakini akan pecah jika mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga berpendapat, peluang KIB bubar karena mengusung Ganjar sangat besar lantaran akar rumput dari masing-masing partai politik di dalam KIB menghendaki agar Anies Baswedan yang diusung sebagai capres.

"Iya kalau usung Ganjar berpeluang pecah. Karena akar rumputnya di KIB cenderung ke Anies,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/11).


Jamiluddin menyarankan agar elite partai yang tergabung di dalam KIB tidak mengesampingkan keinginan akar rumput mereka. Kalaupun mau, kata Jamiluddin, KIB benar-benar serius untuk mengusung kader-kader internal mereka.

Jamiluddin berpendapat peluang KIB pecah sangat terbuka bila tetap mengusung Ganjar. Tapi peluang ini akan terjadi bila KIB terbentuk memang murni inisiatif dari petinggi Golkar, PPP, dan PAN.

“Seharusnya KIB mendengar suara akar rumput. Dan mereka menjaring sungguh-sungguh capres yang disarankan para kadernya,” ucapnya.

Namun, dia menilai realitas itu bisa saja sebaliknya, KIB akan tetap utuh karena memang sejak awal terbentuknya atas “titiipan”.

"Jadi, apa pun yang terjadi KIB akan tetap mengusung sosok yang diinginkan pihak sponsor. Mereka tidak akan peduli suara arus bawah. Sebab,  tugas mereka untuk menggolkan keinginan sponsor,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya