Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus Dukung Piala Dunia Qatar, Berharap Jadi Ajang Keharmonisan Bangsa-bangsa

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 06:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gempita Piala Dunia 2022 menjadi sorotan Paus Fransiskus. Paus yang ikut bersuka cita atas penyelenggaraan Piala Dunia menyampaikan harapannya agar pesta olah raga itu dapat berlangsung sukses dan menjadi kesempatan untuk semakin mempererat perdamaian dunia.

Berbicara di akhir audiensi umum mingguannya pada Rabu (23/11),  dari kejauhan Paus  mengirimkan salam kepada para pemain Piala Dunia, penggemar bola, dan penonton.

“Semoga acara penting ini menjadi ajang pertemuan dan keharmonisan bagi bangsa-bangsa, mendukung persaudaraan dan perdamaian. Mari berdoa untuk perdamaian di dunia, dan semoga semua konflik berakhir,” katanya.


Sebagai penggemar sepak bola, Paus adalah penggemar pemegang kartu klub Buenos Aires San Lorenzo, ia  melihat bahwa olah raga ini bisa membuat dunia bersatu. Ia juga selalu  mempromosikan olah raga sebagai cara untuk mempromosikan solidaritas dan persaudaraan.

Bicara mengenai persaudaraan dan perdamaian, Paus kemudian mengaitkan apa yang dialami warga Ukraina saat ini hampir sama dengan peristiwa genosida tahun 1930-an yang secara artifisial disebabkan oleh Stalin, pemimpin Soviet yang disalahkan karena menciptakan kelaparan dan telah menewaskan lebih dari 3 juta orang.

Pengakuan Paus tentang penderitaan warga sipil Ukraina saat ini dengan mereka yang terbunuh karena kelaparan 90 tahun yang lalu, dan kesediaannya untuk menyebutnya sebagai genosida, menyiratkan adanya peningkatan dalam retorika kepausan melawan Rusia.

Sejak Rusia meluncurkan invasinya ke Ukraina, Paus berulang kali menyerukan perdamaian dan diakhirinya perang. Vatikan telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Ukraina dan tak henti-hentinya menyerukan doa bagi orang-orang Ukraina yang “mati syahid”.

Sejauh ini, dalam setiap pidatonya, Paus tidak pernah secara jelas menyalahkan pihak mana pun.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya