Berita

Prabowo Subianto bersama Muhaimin Iskadar dalam satu kesempatan/RMOL

Politik

Isu PKB Tinggalkan Gerindra Menguat, Jazilul Fawaid: Perceraian Itu Dibenci Allah

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 18:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang digawangi oleh Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa diprediksi akan pecah menyusul menguatnya isu menduetkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo.

Terlebih Ketum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan akan membuka peluang pindah koalisi jika memilih calon wakil presiden dari eksternal KIR.

Tapi, menurut Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, ia bahkan tidak memiliki bayangan jikalau PKB dan Gerindra bercerai alias Koalisi Indonesia Raya (KIR) bubar.  


"Jadi ketika PKB gandneg dengan Gerindra. PKB enggak punya bayangan untuk pecah. Buat PKB, masih dalam prinsip itu kita membangun koalisi yang serius tidak mikir bercerai,” kata Jazilul di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (23/11).

"Karena kalau dalam istilah perceraian itu adalah sangat dibenci oleh Allah, jadi kalau sampai bercerai kami dengan Gerindra, enggak bagus itu,” imbuhnya.

Disinggung mengenai isu Prabowo-Ganjar untuk Pilpres 2024 mendatang bakal mengganggu keharmonisan PKB bersama Gerindra, Jazilul mengatakan tidak terganggu isu tersebut, dan solid dengan perjanjian antara PKB dan Gerindra dalam membangun koalisi.

"Enggak terganggu, kan baru setingkat isu. Karena kita berpegang saja pada fakta yang ditandatangani, bahwa calon presiden dan wakil presiden itu dibicarakan dengan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin dan sampai hari ini belum ada pembicaraan terkait dengan Pak Ganjar,” katanya.

Dia menegaskan bahwa perjodohan antara Prabowo dan Ganjar hanya sebatas isu semata, belum menjadi obrolan serius internal koalisi.

"Bukan. Ini kan isu. Setahu saya engga bahas itu, yang dibahas itu setidaknya Gerindra punya capres Pak Prabowo, PKB punya capres Gus Muhaimin, gimana nih? Kira-kira itu lah,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya