Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky Tuduh Putin Gunakan Musim Dingin untuk Senjata Pemusnah Massal

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 16:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ancaman musim dingin yang akan segera di hadapi negara-negara di bagian bumi Utara, menjadi tantangan serius bagi warga Ukraina yang saat ini hidup di tengah keterbatasan energi listrik dan perang yang masih terus berlanjut.

Dalam pertemuan virtual dengan walikota Prancis pada Selasa (22/11), Presiden Volodymyr Zelensky menuduh Rusia sengaja merusak infrastruktur energinya dengan rudal, agar warganya tidak mampu bertahan di tengah musim dingin.

"Kremlin ingin mengubah dinginnya musim dingin ini menjadi senjata pemusnah massal," ujarnya seperti dimuat The Defense Post.


Zelensky tidak ingin tujuan Rusia untuk menekan rakyatnya dapat terealisasi. Untuk ia mendesak Asosiasi Walikota Prancis untuk mengirim generator, dukungan untuk operasi pembersihan ranjau, dan peralatan untuk layanan darurat dan medis Ukraina.

"Saya meminta Anda untuk sangat konkret dengan bantuan Anda dan untuk mendukung kota-kota dan masyarakat melawan terorisme,” tegasnya.

Potensi ancaman tersebut juga telah diimbau oleh WHO pada Senin (21/11), melalui laporannya yang menyatakan jika jutaan warga Ukraina sangat rentan di musim dingin karena jaringan listrik yang banyak terputus dan serangan rudal Rusia yang dilancarkan terus menerus.

"Musim dingin ini adalah tentang kelangsungan hidup. Mengancam nyawa jutaan orang di Ukraina," kata direktur regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge.

Selama dua bulan terakhir Rusia dinilai sengaja menargetkan ibu kota Kyiv dan infrastruktur energi Ukraina agar warganya tidak mampu bertahan hidup di musim dingin dan meninggalkan wilayah tersebut.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya