Berita

Menteri Pertahanan, Christine Lambrecht/Net

Dunia

Bantu Polandia Amankan Perbatasan, Jerman Tawarkan Sistem Pertahanan Eurofighters dan Rudal Patriot

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 10:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyusul jatuhnya rudal ke wilayah Polandia pekan lalu, Jerman bereaksi dengan menawarkan sistem pertahanan Eurofighters dan rudal Patriotnya untuk ditempatkan di wilayah perbatasan dekat Ukraina.

Berita ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Christine Lambrecht melalui surat kabar Jerman, Rheinische Post dan General-Anzeiger pada Senin (21/11).

"Kita harus memposisikan diri kita dalam aliansi lebih baik dalam hal pertahanan udara,” kata Lambrecht dalam laporan tersebut.


Penempatan senjata pertahanan udara Jerman di negara lain, bukanlah yang pertama kalinya terjadi.

Lambrecht mengungkapkan jika Slovakia menjadi salah satu negara yang memiliki sistem pertahanan udara Jerman dan berniat untuk memperpanjangnya hingga akhir tahun ini bahkan lebih.

Merespon tawaran Jerman, Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak sangat senang dengan tawaran tersebut dan akan menempatkan rudal Patriot di dekat perbatasan dengan Ukraina.

Dalam cuitannya di twitter dan selama percakapan telepon dengan pihak Jerman, Blaszczak menyarankan lokasi penempatan rudal patriot dan menginformasikan jika rudal Patriot AS sudah disebarkan di negara itu.

Pada Selasa (15/11), dua orang menjadi korban dari hantaman rudal di desa Przewodow, yang berjarak hanya 6 kilometer dari perbatasan Ukraina.

Rudal tersebut diketahui berasal dari Ukraina, namun Barat tetap menyalahkan Rusia karena telah memulai pertempuran.

Tawaran senjata Jerman ke Polandia tampaknya menjadi bukti kedekatan hubungan keduanya, terlepas dari sejarah kelam di masa lalu, di mana Polandia pernah dijajah oleh pasukan NAZI Jerman.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya