Berita

Sekitar 15 pusat energi rusak, warga Ukraina menggunakan stasiun pengisian daya untuk mengisi perangkat seluler dan bank daya mereka/Net

Dunia

Pusat Listrik dibom Rusia, Ukraina Menghadapi Musim Dingin yang Suram

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Warga Ukraina diimbau agar melakukan penghematan energi di tengah krisis listrik yang membelit negera itu setelah beberapa pembangkit tenaga listrik mengalami kerusakan.

Imbauan yang diserukan Presiden Volodymyr Zelenskiy semakin menegaskan peringatan yang dikeluarkan PBB tentang bencana kemanusiaan di Ukraina musim dingin ini.

Rusia telah menyerang fasilitas listrik Ukraina dengan roket. Pihak berwenang mengatakan, akibat serangan rudal Rusia itu,  jutaan warga Ukraina, termasuk di ibu kota Kyiv, akan menghadapi pemadaman listrik setidaknya sampai akhir Maret.  
Media lokal menggambarkan Selasa pagi ( 22/11) sebagai hari penuh ledakan di  kota Kherson. Rusia membombardir Kherson dari seberang Sungai Dnipro, setelah pasukannya melarikan diri.

Media lokal menggambarkan Selasa pagi ( 22/11) sebagai hari penuh ledakan di  kota Kherson. Rusia membombardir Kherson dari seberang Sungai Dnipro, setelah pasukannya melarikan diri.

“Kerusakan sistematis pada sistem energi kita akibat serangan teroris Rusia sangat besar sehingga semua orang dan bisnis kita harus berhati-hati dan mendistribusikan kembali konsumsi mereka sepanjang hari,” kata Zelensky dalam pidato malamnya.

“Cobalah untuk menhghemat energi," tambahnya.

Ratusan rumah sakit dan fasilitas kesehatan Ukraina pun kekurangan bahan bakar, air, dan listrik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, sistem kesehatan Ukraina menghadapi hari-hari tergelap dalam sejarah perang sejauh ini.  

"Setelah mengalami lebih dari 700 serangan, sekarang juga menjadi korban krisis energi," kata Hans Kluge, direktur regional WHO untuk Eropa, dalam sebuah pernyataan setelah mengunjungi Ukraina. .

Ia mengimbau masyarakat untuk menyiapkan pakaian hangat, selimut, dan opsi yang akan membantu melewati pemadaman listrik yang panjang.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya