Berita

Muhaimin Iskandar saat menyambangi Prabowo Subianto ke Kertanegara/Ist

Politik

PKB Berpeluang Dukung Anies, Pengamat: Karena Prabowo Enggak Serius jadikan Cak Imin Cawapres

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 18:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sinyal dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akan balik badan untuk mendukung Anies Baswedan dengan membuka koalisi baru diduga lantaran sikap Prabowo yang tidak serius untuk menjadikan Cak Imin sebagai cawapres.

Pengamat politik Ujang Komaruddin mengamini, soal kemungkinan Cak Imin balik kanan dengan keluar dari Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang sudah dijajaki dengan Partai Gerindra karena sikap Prabowo terhadap Cak Imin.

"Ya karena PKB menganggap itu koalisi dengan Gerindra belum ada kejelasan. Jadi mereka gabung dengan Gerindra-PKB itu tapi kejelasan soal cawapres Cak Iminnya itu enggak ada,  enggak jelas dan koalisinya terancam bubar itu,” ucap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/11).


Menurut Ujang, sangat masuk akal jika saat ini Cak Imin melihat Prabowo tidak serius dengan PKB sehingga sangat berpeluang PKB mendukung Anies Baswedan.

"Prabowonya masih dianggap gamang tidak serius mencawapreskan Cak Imin, maka PKB suka tidak suka bermanuver main ke kanan ke kiri, termasuk mendukung Anies Baswedan,” ujarnya.

Ujang belum dapat memastikan apakah pernyataan Cak Imin tersebut merupakan manuver PKB menekan Gerindra untuk segera memberikan kejelasan calon presiden dan calon wakil presiden dalam koalisi KIR.

"Soal jadi mendukung atau tidak, ya tidak tahu. Apakah itu berkaitan dengan bargaining politik PKB, bagian daripada strategi untuk membangun daya tawar yang tinggi, di mata Prabowo agar saat ini memang menjadi cawapres,” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya